Thursday, August 07, 2008

Sabar, syukur, silaturahmi........................

Derasnya cobaan yang menimpa bukan suatu kutukan atau azab bagi kita tapi menandakan bahwa itu merupakan suatu ujian yang harus dihadapi. Sang Maha Pencipta masih memberikan kasih sayangnya, karena dibalik apa yang dia berikan ada suatu pesan dan pelajaran yang tidak dimiliki oleh orang lain dan diberikannya hal tersebut sepatutnyalah kita sebgai manusia yang diberikan kelebihan olehNya dapat menjawab dan menyimpulkan ada apa dibalik semua ini ???

Mau tak mau, sudi tak sudi kita sendirilah yang menjawab dan menjalankan perintahnya, tinggal sampai dimana tingkat keikhlasan kita dalam menerima semua permasalahan tersebut. Kalau kita menjalaninya dengan hanya menggerutu dan menyesalinya.....ya sudah mending kita mengundurkan diri saja dari indahnya kehdupan.

Sekarang bagaimana cara kita untuk mnyikapi semua permasalahan yang ada pada diri kita??????

Pertanyaan yang mudah namun perlu renungan yang mendalam karena yang akan terjawab bukan untuk hari ini saja tapi juga berlaku untuk esok, lusa dan hari – hari berikutnya nanti. Pada dasarnya jawaban atau kiat yag akan jawab disini umumnya pasti sama dengan orang – orang yang lebih bijak dari saya, karena saya sendiri pun mengambil hikmah dan petuah darinya.

Hanya tiga kata yang dapat meringankan beban penderitaan yang kita miliki, yaitu : sabar, syukur, dan silaturahmi.

Sabar dalam artian kita harus bisa mengendalikan emosi dan hawa nafsu kita tatkala melihat dan mendengar apa yang diperoleh orang disekitar kita. Allah pun berfirman ; “orang yang sabar adalah orang yang disayangi tuhan”.

Bayangkan apabila kita melakukannya dengan yang berlawanan diatas, yang kita peoleh hanyalan gunjingan, bahkan yang lebih sadis lagi kita dikategorikan kedalam lingkungan sampah masyarakat, dan juga dalam melakukan aktivitasnya kita selalu tidak tenang.

Syukur dalam artian kita harus bersyukur karena selain kita mungkin ada orang lain yang lebih dari kita (penderitaannya). Kita harus mensyukuri karena masih diberikan nikmat untuk berfikir, berbicara, kesehatan dan masih bisa melaksanakan aktivitas dengan mudah dan dijauhkan dari gangguan.

Yang paling utama dari inti permasalahan diatas adalah harus bisa menjaga tali silaturahmi diantara manusia yang lainnya. Dengan tali silaturahmi kita bisa merasakan bahwa kita hidup tidak sendiri, bisa saling tolong-menolong dalah hal kebaikan, dan juga bisa mengukur tingkat keberadaan diri kita meskipun Sang Pencipta mengatakan lewat firmannya bahwa semua manusia itu sama, namun yang membedakan itu adalah nasibnya.

Mungkin tiga jawaban diatas yang bisa saya jabarkan, kurang lebihnya saya mohon maaf karena pada dasarnya saya pun sama sedang belajar menyikapi permasalahan diatas.

No comments: